Hilirisasi Ekspor Dorong Penciptaan Sumber Ekonomi Baru Indonesia

[original_title]

custompaperswriting.com – Penguatan hilirisasi dan diversifikasi ekspor menjadi kunci penting untuk meningkatkan daya saing perdagangan Indonesia, menurut Kepala Riset NEXT Indonesia Center, Ade Holis. Hal ini dianggap strategis dalam menghadapi dinamika perdagangan global dan menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Ade menjelaskan bahwa pengembangan industri hilir harus dipercepat dalam sektor-sektor unggulan seperti sawit, mineral, dan manufaktur untuk memastikan ekspor Indonesia dikuasai oleh produk yang memiliki nilai tambah tinggi. Ia berpendapat, membangun struktur ekspor yang beragam dan bernilai tambah tinggi akan membantu Indonesia bertahan menghadapi gejolak ekonomi global, menjadikannya sebagai fondasi untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Strategi ini, lanjut Ade, diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai ekspor, tetapi juga membuka pasar baru, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat industri dalam negeri. Menurutnya, langkah-langkah seperti hilirisasi industri sawit dan peningkatan daya saing di sektor lainnya, termasuk besi dan baja serta otomotif, harus menjadi prioritas dalam kebijakan ekonomi.

Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada periode Januari-Mei 2026 masih mencatat surplus sebesar 4 miliar dolar AS, dengan nilai ekspor mencapai 115,4 miliar dolar AS. Namun, pertumbuhan impor yang mencapai 15,24 persen mengakibatkan defisit sebesar 1,6 miliar dolar AS pada bulan Mei.

Ade mengingatkan bahwa ketergantungan terhadap ekspor berbasis komoditas mentah harus segera dikurangi. Dengan mempercepat hilirisasi dan diversifikasi produk ekspor, diharapkan Indonesia akan mampu membangun struktur perdagangan yang lebih kuat dan berkelanjutan di tengah perubahan ekonomi global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *