Danantara Menyampaikan Kriteria Pemilihan Saham Investasi

[original_title]

custompaperswriting.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, atau Danantara Indonesia, baru-baru ini mengungkapkan kriteria pemilihan saham untuk investasi di pasar modal Indonesia. Dalam acara Media Lunch di Jakarta, Managing Director Treasury Danantara Indonesia, Ali Setiawan, menjelaskan indikator penting yang akan dipertimbangkan.

Kriteria tersebut mencakup Return on Equity (ROE), Price to Earnings Ratio (PE), dividend yield, market capitalization, dan likuiditas harian. Ali menegaskan bahwa Danantara tidak akan berinvestasi pada saham-saham yang tidak memenuhi standar ini, khususnya yang dikenal sebagai saham “gorengan”.

Danantara Indonesia berencana segera mengalokasikan investasi pada pasar saham, yang dianggap lebih strategis dibandingkan perbankan. Dalam pandangannya, pasar modal menawarkan likuiditas yang lebih tinggi dan potensi penempatan dana yang lebih besar. “Dalam lima tahun ke depan, kita sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF) dengan dual mandate objective akan mendukung proyek strategis dan investasi yang memberikan keuntungan komersial,” ujar Ali.

Selain itu, Danantara juga mencermati likuiditas yang masih rendah di pasar saham Indonesia dibandingkan dengan negara-negara maju. Ali menekankan pentingnya peningkatan likuiditas untuk mendalami pasar saham lebih lanjut.

Di samping itu, Danantara Indonesia bersama PT Bursa Efek Indonesia telah samarbeed untuk mendorong inovasi di pasar modal, termasuk potensi pembentukan indeks baru dan perluasan Exchange Traded Fund (ETF) ke pasar global. Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa inisiatif tersebut bertujuan untuk meningkatkan transparansi, aksesibilitas, dan relevansi produk pasar modal Indonesia di kancah global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *