Investor Saham Sulteng Didominasi oleh Generasi Z dan Milenial

[original_title]

custompaperswriting.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan bahwa pangsa investor pasar saham di Sulawesi Tengah masih didominasi oleh generasi Z dan generasi milenial, mencapai 63,4 persen. Kepala BEI Perwakilan Sulawesi Tengah, Putri Irnawati, menyampaikan bahwa tren ini telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir dan menunjukkan konsistensi di kalangan investor muda.

Rata-rata usia investor yang terdaftar di bursa efek berkisar antara 18 hingga 25 tahun. Hingga tahun 2026, jumlah investor dengan kode Single Investor Identification (SID) di provinsi tersebut mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 103 persen, mencapai total 263.185 orang, di mana 166.842 SID berasal dari generasi Z dan milenial.

Putri Irnawati menjelaskan bahwa peningkatan jumlah investor ini tidak terjadi secara instan, melainkan hasil dari berbagai upaya edukasi dan promosi yang dilakukan oleh BEI. Kegiatan seperti sekolah pasar modal, galeri investasi di kampus, serta program literasi keuangan dianggap berhasil menarik minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal.

Menjelang pertengahan tahun 2026, BEI juga berfokus pada edukasi untuk mencegah investasi bodong. Selain itu, transaksi di pasar modal Sulawesi Tengah menunjukkan tren positif, dengan data perdagangan saham BEI mencatat peningkatan rata-rata nilai transaksi harian sebesar 36,25 persen, mencapai Rp13,99 triliun dari Rp10,27 triliun pada pekan sebelumnya.

Volumenya pun meningkat, dengan rata-rata transaksi harian naik sebesar 27,75 persen menjadi 26,17 miliar lembar saham. Frekuensi transaksi harian juga mengalami kenaikan, yang menunjukkan pertumbuhan aktifitas investasi di kalangan masyarakat. Dengan pendekatan edukasi dan literasi keuangan yang berkelanjutan, BEI berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pasar modal lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *