Plafon KUR bisa mencapai Rp1 miliar, kata BP BUMN

[original_title]

custompaperswriting.com – Pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kini dapat dilakukan dengan plafon pinjaman hingga Rp1 miliar, meningkat dari batas sebelumnya yang hanya Rp500 juta. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Aminuddin Ma’ruf, dalam gelaran ANTARA Business Forum (ABF) 2025 yang berlangsung di Jakarta pada Rabu.

Aminuddin menjelaskan, keputusan ini diambil setelah melakukan pembahasan dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Kenaikan plafon dan suku bunga yang diterapkan secara flat pada enam persen diharapkan dapat memudahkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendapatkan akses pembiayaan. “KUR akan diterapkan dengan suku bunga flat, ini merupakan kabar gembira bagi pelaku UMKM,” paparnya.

Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Maman Abdurrahman, menambahkan bahwa mulai tahun depan, pengajuan KUR tidak akan dibatasi jumlah pengambilannya. Sebelumnya, debitur sektor produksi hanya diperkenankan melakukan pengambilan hingga empat kali, dan sektor perdagangan hingga dua kali, dengan skema bunga berjenjang. “Sekarang sudah dibuka, jadi bisa beberapa kali hingga UMKM benar-benar kuat,” ujarnya usai rapat di Kemenko Bidang Perekonomian.

Menurut Maman, realisasi KUR untuk UMKM tahun 2025 ditargetkan mencapai 83 persen atau Rp238 triliun dari total target Rp286 triliun. Sementara untuk tahun 2026, target tersebut meningkat menjadi Rp320 triliun. Maman juga menyebut bahwa debitur baru telah mencapai 2,25 juta dan debitur graduasi yang naik tingkat melebihi target, yaitu sekitar 1,3 juta.

Dengan lebih dari 60 persen anggaran KUR tahun ini disalurkan ke sektor produksi, potensi penyerapan tenaga kerja dapat mencapai 11 juta orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *