custompaperswriting.com – Kesadaran terhadap produk halal di Indonesia kian meningkat, menurut keterangan dari Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan. Ia menyebutkan bahwa literasi halal yang semakin berkembang di masyarakat memberi dampak langsung terhadap pola konsumsi. Dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu, Haikal menjelaskan bahwa mekanisme pasar secara alami mendorong para pelaku usaha untuk memastikan bahwa produk mereka memiliki sertifikasi halal.
“Produk yang tidak memiliki sertifikasi halal akan ditinggalkan konsumen seiring dengan hukum sosial yang berlaku,” ungkapnya. Kesadaran akan pentingnya produk halal, menurut Haikal, merupakan pendorong utama bagi semakin banyaknya penerapan sertifikasi halal di seluruh Indonesia. Sertifikasi halal kini tidak hanya dipandang sebagai kewajiban regulasi, tetapi juga sebagai kebutuhan pasar yang nyata.
Haikal menambahkan bahwa kepastian kehalalan produk memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan konsumen dalam memilih produk. Hal ini terbukti dari survei Populix yang dilakukan pada Maret 2023, di mana 83 persen responden Muslim menyatakan bahwa logo halal sangat penting dalam keputusan pembelian mereka. Selain itu, faktor lain seperti kejelasan informasi kandungan (80 persen) dan kesesuaian produk (75 persen) juga menjadi pertimbangan.
Dengan fokus yang semakin besar pada kehalalan, Haikal menegaskan bahwa penguatan rantai pasok halal seharusnya tidak hanya terkait kepatuhan regulasi, tetapi juga merupakan strategi penting dalam pembangunan ekonomi. Ia yakin bahwa ekosistem halal yang kuat dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang signifikan.