custompaperswriting.com – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) mempromosikan desa wisata berkelanjutan di Flores dalam acara The Meru Eco Tourism Week edisi keempat yang diadakan di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali. Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menjelaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat posisi Labuan Bajo dan Flores sebagai destinasi pariwisata yang berfokus pada keberlanjutan.
BPOLBF memperkenalkan tiga desa wisata, yaitu Desa Wisata Warloka, Desa Wisata Wae Lolos, dan Dusun Rangko di Desa Tanjung Boleng. Ketiga desa tersebut menawarkan pengalaman wisata yang autentik, menggabungkan keindahan alam dengan budaya lokal, serta mendukung pelestarian lingkungan.
Andhy menambahkan bahwa partisipasi ini juga bertujuan untuk memperkenalkan keragaman destinasi wisata Flores di luar kawasan Taman Nasional Komodo. Fokus utama dalam kegiatan ini adalah menggambarkan pariwisata Flores yang lebih beragam dan berbasis masyarakat, yang berpotensi menarik lebih banyak wisatawan. Selain itu, BPOLBF turut menawarkan alternatif perjalanan seperti trekking Nine Summits Flores dan paket perjalanan lintas Flores, yang diharapkan dapat mendistribusikan pergerakan wisatawan secara merata.
Melalui upaya ini, BPOLBF berharap lebih banyak wisatawan dan pelaku industri mengenal potensi pariwisata berkelanjutan di Flores. Dengan dukungan untuk pelestarian alam dan budaya, BPOLBF berkomitmen membangun destinasi yang berkualitas dan memiliki daya saing global, serta mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama dan menjelajahi berbagai daerah di Flores.