custompaperswriting.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pengangkutan penumpang mencapai 1,1 juta selama periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Angka tersebut diperoleh melalui skema kewajiban pelayanan publik (PSO) dari tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, sebagaimana dipaparkan oleh Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, di Jakarta pada Rabu.
Sepanjang periode tersebut, sebanyak 1.103.379 penumpang menggunakan layanan kereta api PSO, dengan rincian 676.149 penumpang pada kereta api jarak jauh dan 427.230 penumpang pada kereta api lokal. Peningkatan ini jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya menunjukkan peran penting subsidi pemerintah dalam penyediaan transportasi terjangkau bagi masyarakat.
Dengan kehadiran layanan kereta api yang terjangkau, KAI berkomitmen mendukung mobilitas masyarakat yang aman dan nyaman, terutama pada momen-momen dengan tingkat pergerakan tinggi seperti Natal dan Tahun Baru. KAI berhasil melayani 4.179.095 pelanggan selama periode Nataru, mengalami pertumbuhan 12,02 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tingkat keterisian kereta api jarak jauh mencapai 122,9 persen dari kapasitas, sedangkan kereta api lokal mencapai 105,6 persen. Anne menekankan bahwa tingginya pergerakan masyarakat berdampak positif pada perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Pada masa ini, KAI juga menerapkan diskon tarif 30 persen untuk kereta api ekonomi dari 22 Desember hingga 10 Januari, dengan penjualan tiket mencapai 1.524.487.
Ke depan, KAI berencana untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah demi memastikan pelayanan PSO dapat beroperasi secara optimal, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas. Anne menambahkan bahwa kereta api PSO bukan hanya sekadar layanan, tetapi juga bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan konektivitas dan pemerataan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.