custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penguatan pada pagi hari Jumat, dengan kenaikan 24,43 poin atau 0,32 persen, mencapai 7.645,81. Sementara itu, indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, juga mengalami kenaikan sebesar 1,16 poin atau 0,15 persen ke level 758,48. Pelaku pasar masih memperhatikan perkembangan terbaru dalam negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Analisa teknikal yang disampaikan oleh Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menunjukkan bahwa IHSG berpotensi melemah secara terbatas, dengan level support dan resistance berada di antara 7.500 hingga 7.850. Kendati potensi penguatan ada, tetapi dianggap terbatas.
Dari luar negeri, Presiden AS, Donald Trump, mengungkapkan bahwa kesepakatan sedang berlangsung dengan Iran, dan pembicaraan akan dilanjutkan pada akhir pekan ini. Trump juga menyebutkan bahwa Iran telah sepakat untuk mematuhi persyaratan mengenai program nuklirnya, beserta janji untuk tidak memiliki senjata nuklir dan membuka Selat Hormuz. Selain itu, ia menyarankan gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon.
Dalam perkembangan ekonomi global, inflasi di Eropa mulai meningkat, disebabkan oleh ketegangan di Timur Tengah yang berdampak pada harga energi. Proyeksi pemangkasan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) kini berpotensi berbalik menjadi kenaikan, jika inflasi terus meresahkan.
Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa S&P Global mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil, yang menunjukkan risiko gagal bayar yang rendah. Penilaian ini dianggap sebagai sentimen positif bagi pasar keuangan Indonesia, mendorong kepercayaan investor.
Di sisi lain, Nico memperingatkan bahwa rasio pembayaran bunga utang yang masih tinggi dapat menjadi risiko di jangka menengah jika tidak diimbangi dengan penerimaan negara yang stabil. Bursa saham regional Asia pada hari yang sama menunjukkan kinerja variatif, dengan beberapa indeks mengalami penurunan.