IHSG Menguat Didukung Optimisme Sikap The Fed yang Dovish

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan penguatan pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan oleh bank sentral Amerika Serikat, The Fed. IHSG dibuka naik 12,00 poin atau 0,14 persen, mencapai 8.533,89. Namun, Indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, justru mengalami penurunan sebesar 1,15 poin atau 0,13 persen ke posisi 856,01.

Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyatakan bahwa IHSG berpotensi rebound berkat kenaikan indeks di bursa Amerika Serikat. Sentimen positif ini muncul setelah adanya spekulasi mengenai pemangkasan suku bunga oleh The Fed yang direncanakan pada Desember 2025. Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati perkembangan yang dapat mempengaruhi keputusan tersebut.

Kabar terbaru yang berkontribusi pada optimisme ini mengindikasikan bahwa Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, Kevin Hassett, menjadi kandidat terkuat untuk posisi Ketua The Fed. Pelaku pasar memperkirakan bahwa kebijakan suku bunga rendah kemungkinan akan berlanjut jika Hassett terpilih, sejalan dengan preferensi Presiden AS, Donald Trump. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, juga mengisyaratkan kemungkinan pengumuman mendukung kebijakan ini sebelum Natal 2025.

Di sisi lain, bursa saham Eropa dan Amerika Serikat pada hari Selasa sebelumnya tercatat menguat, dengan Euro Stoxx 50 bertambah 0,87 persen dan Indeks Dow Jones Industrial Average mencatatkan kenaikan 1,43 persen ke level 47.112,14. Pagi ini, bursa saham regional Asia juga mencatatkan penguatan, dengan indeks Nikkei mengalami kenaikan 997,48 poin atau 2,06 persen, sementara indeks Shanghai dan Hang Seng juga bergerak positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *