IHSG Menguat Didukung Kenaikan Seluruh Sektor Saham

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penguatan pada Kamis sore, ditutup naik sebesar 66,24 poin atau 1,10 persen ke level 6.108,21. Kenaikan ini ditopang oleh semua sektor saham, dengan indeks LQ45 juga mengalami lonjakan sebesar 8,68 poin atau 1,45 persen, mencapai posisi 608,58.

Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menjelaskan bahwa walau IHSG mencatat kemajuan, potensi kenaikannya masih terhambat oleh fluktuasi harga minyak dunia yang baru-baru ini kembali melejit di atas 80 dolar AS per barel. Situasi ini memperburuk tensi antara Amerika Serikat dan Iran yang terus meningkat.

Penguatan IHSG didorong oleh langkah pemerintah yang tengah merencanakan kebijakan fiskal untuk mengendalikan inflasi, terutama yang berkaitan dengan komoditas pangan yang berfluktuasi. Selain itu, peringkat kredit Indonesia yang dipertahankan oleh S&P Global Ratings turut memberikan sentimen positif bagi pelaku pasar.

Meskipun ada berbagai faktor positif, kekhawatiran muncul dari dampak kenaikan harga minyak yang berisiko membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta meningkatkan defisit fiskal. Dari sisi internasional, perhatian pelaku pasar terfokus pada situasi di Timur Tengah dan laporan pertumbuhan ekonomi China yang menunjukkan angka paling lambat sejak akhir 2022.

Di pasar saham, frekuensi perdagangan tercatat mencapai 2.274.000 transaksi, dengan total 26,59 miliar lembar saham yang diperdagangkan senilai Rp13,33 triliun. Sebanyak 385 saham mengalami kenaikan, sedangkan 254 saham menurun, dan 326 saham stagnan. Indeks bursa saham Asia lainnya menunjukkan kinerja beragam, di mana indeks Nikkei mengalami penurunan, sementara indeks Shanghai dan Hang Seng menunjukkan penguatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *