DPR Komisi VII Berkoordinasi dengan BSN untuk SNI Industri

[original_title]

custompaperswriting.com – Komisi VII DPR RI mengadakan pertemuan dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk membahas isu-isu terkait Standar Nasional Indonesia (SNI) yang dihadapi industri. Rapat tersebut dilaksanakan untuk mengakomodasi aspirasi pelaku industri yang disampaikan selama kunjungan lapangan oleh wakil ketua Komisi VII, Evita Nursanty.

Evita menyampaikan bahwa pihaknya menerima banyak masukan dari pelaku industri mengenai masalah SNI yang berdampak pada operasional mereka. “Kami ingin mengetahui kinerja program-program BSN selama setahun terakhir, termasuk evaluasi anggaran dan pencapaian program,” jelasnya. Rapat ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi VII terhadap pelaksanaan program kerja BSN di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian nasional.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas Kepala BSN, Kristianto Widiwardoyo, menjelaskan bahwa hingga November 2023, terdapat 2.687 Lembaga Penilai Kesesuaian (LPK) yang diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Dari jumlah tersebut, laboratorium penguji memimpin dengan 1.573 akreditasi, diikuti oleh 382 laboratorium kalibrasi.

Kristianto menambahkan bahwa BSN senantiasa melakukan pengawasan terhadap LPK melalui tiga mekanisme, yaitu surveilans terjadwal, surveilans tidak terjadwal, dan asesmen penyakitan, untuk memastikan kompetensi LPK tetap terjaga. Dengan langkah-langkah ini, BSN bertujuan untuk meningkatkan kualitas standardisasi di Indonesia yang esensial bagi kemajuan industri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *