custompaperswriting.com – Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, mengumumkan bahwa wilayahnya akan menerima alokasi program hilirisasi pabrik pakan ternak sebagai proyek prioritas senilai Rp1,7 triliun pada tahun 2026. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Ilham, menjelaskan bahwa dari tiga program yang diusulkan, hanya pembangunan pabrik pakan ternak yang disetujui.
Proyek ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah pusat untuk memperkuat sektor peternakan, khususnya di Pulau Sumbawa. Ilham menambahkan bahwa pemerintah daerah diminta untuk menyiapkan lahan minimal 10 hektare. Beberapa lokasi alternatif telah diidentifikasi, termasuk lahan seluas 13 hektare yang terletak di perbatasan Desa Madaprama dan Desa Soriutu.
Dalam prosesnya, pemerintah pusat telah melakukan kunjungan untuk mengevaluasi kesiapan lokasi. Tim dari pusat turun ke lapangan sekitar dua minggu lalu dan informasi lebih lanjut mengenai keputusan akhir lokasi pembangunan akan segera diberikan. Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu undangan dari kementerian terkait untuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang akan mendetailkan pembiayaan proyek.
Pembangunan ditargetkan mulai tahun ini, dengan peletakan batu pertama dilakukan setelah MoU ditandatangani. Ilham berharap pembangunan pabrik pakan ternak ini dapat menjadi penggerak utama hilirisasi peternakan ayam di daerah tersebut, serta meningkatkan nilai tambah dan memperkuat sektor ekonomi berbasis peternakan di Dompu. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.