custompaperswriting.com – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berlanjut dan diyakini tidak akan menjadi kota hantu, demikian pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam Rapat Kerja bersama Komite IV DPD RI di Jakarta pada Senin, Purbaya menekankan pentingnya pandangan positif terhadap perkembangan ekonomi Indonesia yang akan mendukung kelangsungan proyek ini.
Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah telah memberikan izin kepada perusahaan swasta untuk membangun perumahan di IKN. Proses pembangunan rumah tersebut telah dimulai. “Sesuai rencana, kami akan terus melibatkan dana pemerintah untuk mendukung pembangunan di tahun-tahun mendatang jika diperlukan,” ujarnya.
Pembangunan IKN, menurut Purbaya, tidak terhambat dan akan terus berjalan. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono menambahkan bahwa proyek ini membutuhkan sekitar 20.000 pekerja untuk mempercepat pembangunan. Saat ini, terdapat sekitar 7.000 pekerja konstruksi yang tinggal di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK).
Pembangunan fisik dan non-fisik di IKN diharapkan semakin masif setelah terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025, yang menetapkan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia. Purbaya mendorong agar masyarakat tidak terpengaruh oleh prediksi negatif dari pihak luar, menegaskan bahwa proses pembangunan ini mendukung visi jangka panjang pemerintah.
Dengan dukungan dari sektor swasta dan investasi yang terus berkembang, IKN diharapkan akan menjadi kota yang hidup dan berfungsi secara maksimal dalam waktu dekat.