BEI Undur Peluncuran ETF Emas Hingga Tahun 2026

[original_title]

custompaperswriting.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa peluncuran instrumen investasi Exchange Traded Fund (ETF) Emas ditunda hingga tahun 2026. Penundaan ini disampaikan oleh Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, dalam wawancara di Gedung BEI, Jakarta, pada hari Senin.

Menurut Irvan, peluncuran ETF Emas direncanakan sebelum akhir semester pertama tahun 2026. “Tahun depan, kita kembali menunggu ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai waktu peluncuran yang tepat,” ujarnya. Saat ini, BEI masih menunggu persetujuan izin dari OJK terkait peluncuran instrumen investasi ini.

Sebelumnya, BEI sempat menargetkan peluncuran ETF Emas pada kuartal IV tahun 2025 setelah regulasi dari OJK diterbitkan. Inisiatif ini muncul setelah keluarnya Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2024 yang mengatur penyelenggaraan kegiatan usaha bullion. ETF merupakan jenis reksa dana yang diperdagangkan seperti saham, yang menggabungkan pengelolaan dana dan mekanisme transaksi saham.

Investasi melalui ETF Emas memberikan kesempatan bagi investor untuk berinvestasi langsung dalam emas batangan fisik atau melalui kontrak derivatif untuk memperoleh eksposur tidak langsung. Menurut data dari World Gold Council (WGC) per 20 Juni 2025, total dana kelolaan dari instrumen ETF Emas global mencapai 388,8 miliar dolar Amerika Serikat, setara dengan 3.587 ton emas. Penundaan ini mencerminkan dinamika pasar dan regulasi yang perlu dipatuhi oleh pihak BEI dalam menghadirkan instrumen investasi baru ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *