custompaperswriting.com – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) melaporkan kemajuan pembangunan Bendungan Bagong Paket III di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, mencapai 59,49 persen. Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebesar 56,56 persen. Progres ini ditinjau langsung oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada 30 April 2026.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari perencanaan matang, inovasi, dan kolaborasi antara berbagai pihak terkait. “Kami berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu dengan mempertahankan kualitas, keselamatan kerja, dan keberlanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Bendungan Bagong dirancang untuk memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan air dan peningkatan produktivitas pertanian. Dengan kapasitas tampung mencapai 17,4 juta meter kubik, bendungan ini diproyeksikan dapat mensuplai air irigasi untuk 977 hektare lahan pertanian di daerah tersebut. Selain itu, bendungan ini juga akan menyediakan air baku sekitar 153 liter per detik dan berperan dalam pengendalian banjir di Trenggalek.
Proyek yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp402,31 miliar ini dijadwalkan akan selesai dalam waktu 1.473 hari kalender mulai 20 Desember 2024. Namun, PTPP mengakui adanya tantangan teknis dalam konstruksi, yang memerlukan teknologi khusus untuk menjaga stabilitas.
Dalam kunjungannya, Gibran menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, terutama oleh petani. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung kelancaran pembangunan. Kunjungan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Wakil Gubernur Jawa Timur dan Bupati Trenggalek.