IHSG Senin Sore Terpantau Melemah Hingga Level 7.106,52

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia mengalami penurunan pada Senin sore, dengan pelemahan sebesar 22,97 poin atau 0,32 persen, dan ditutup di level 7.106,52. Indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, juga turut mengalami penurunan menjadi 686,74.

Menurut Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, IHSG sempat menunjukkan pergerakan positif hampir sepanjang perdagangan, tetapi kembali melemah menjelang penutupan. Dalam konteks domestik, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan pemberian insentif bagi pasar modal, terutama jika program yang dilakukan otoritas bursa menunjukkan hasil yang memuaskan. Insentif ini mungkin berupa pengurangan pajak, sesuai dengan harapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendapatkan dukungan stimulus fiskal.

Di sisi lain, data investasi asing langsung (FDI) di Indonesia di luar sektor finansial dan migas mengalami pertumbuhan 8,5 persen secara tahunan, mencapai Rp250 triliun pada kuartal I 2026, setelah sebelumnya tumbuh 4,3 persen pada kuartal IV 2025. Arus masuk investasi terbesar terlihat dari sektor industri logam dasar.

Sementara itu, sebagian besar indeks saham Asia menunjukkan penguatan pada hari yang sama, meskipun ketidakpastian geopolitik terkait perundingan antara Amerika Serikat dan Iran tetap menjadi perhatian. Beberapa sektor seperti energi mengalami penurunan hingga 1,21 persen, sementara saham-saham tertentu mencatatkan penguatan signifikan. Total nilai transaksi bursa mencapai Rp16,57 triliun dengan lebih dari 33 miliar lembar saham diperdagangkan dalam 2,20 juta transaksi. Indeks Nikkei 225 dan Kospi juga mencatatkan kinerja positif, sementara pelaku pasar menantikan hasil pertemuan Bank of Japan yang diharapkan mempertahankan suku bunga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *