custompaperswriting.com – PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh saat ini sedang membangun lima unit tower emergency sebagai langkah pemulihan pasokan listrik di Aceh, yang terhambat akibat banjir bandang. General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, mengungkapkan bahwa banjir dan angin kencang yang melanda wilayah dari Bireuen hingga Aceh Timur telah menyebabkan kerusakan pada 12 tower SUTT 150 kV, di mana sembilan tower mengalami keruntuhan dan lainnya mengalami kerusakan struktural.
Kerusakan tersebut berdampak pada pasokan listrik yang menyuplai beberapa daerah, termasuk Banda Aceh, Aceh Besar, Bireuen, dan Lhokseumawe. Sebagai respons cepat, PLN mengerahkan ratusan personel dari berbagai provinsi, termasuk Sumatera Utara dan DKI Jakarta, serta mengerahkan puluhan alat berat untuk percepatan pemulihan. Material pendukung juga telah dimobilisasi dari berbagai daerah seperti Palembang dan Lampung.
Eddi menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat untuk kelancaran pekerjaan teknis di lapangan. PLN berkomitmen untuk terus memperbarui informasi terkait pemulihan secara berkala melalui kanal resmi. Pelanggan dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123 yang beroperasi 24 jam untuk informasi lebih lanjut.
Dengan kerja sama semua tim di lapangan, PLN optimistis bahwa pemulihan sistem kelistrikan di Aceh dapat dilakukan dengan cepat, sehingga kondisi pasokan listrik dapat kembali normal dan stabil dalam waktu dekat.