custompaperswriting.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengumumkan bahwa sepuluh kota baru akan segera disurvei bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) guna mempercepat pembangunan perumahan rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid di Jakarta pada Kamis.
Tim survei yang akan dibentuk bersama akan bertugas untuk melakukan survei langsung ke sepuluh lokasi yang telah diidentifikasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung rencana pembangunan perumahan secara masif dan memastikan ketersediaan hunian yang layak bagi masyarakat. “Kita bersepakat akan membuat tim bersama yang melakukan survei-survei di lokasi itu,” kata Maruarar.
Data awal mengenai lokasi potensial diperoleh dari pihak ATR/BPN, yang telah menyerahkan sejumlah wilayah untuk ditindaklanjuti. Beberapa daerah yang terdaftar dalam pengembangan kota baru antara lain Tangerang, Bogor, dan Batang, serta Deli Serdang di Sumatera Utara dan Kubu Raya di Kalimantan Barat.
Maruarar juga menyebutkan bahwa ada beberapa lokasi di Jawa Timur yang termasuk dalam daftar tersebut. Meskipun demikian, ia belum merinci lokasi lebih dalam mengingat ada keterbatasan waktu setelah pertemuan. Sebelumnya, pemerintah telah merancang kebijakan pemanfaatan kawasan strategis untuk memperluas akses hunian yang layak bagi masyarakat, terutama berpenghasilan rendah.
Kebijakan ini selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memanfaatkan lahan negara di lokasi strategis demi kepentingan publik, termasuk mempersiapkan lahan guna pembangunan perumahan yang cepat dan terukur.