Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Ample untuk Nataru

[original_title]

custompaperswriting.com – Stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG nasional menjelang Natal dan Tahun Baru dipastikan aman dan berada di atas standar minimum. Hal ini disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia setelah mendapatkan informasi dari Direksi Pertamina dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dalam konferensi pers di Jakarta pada Minggu.

Bahlil mengungkapkan bahwa standar minimum stok BBM berkisar antara 7 hingga 8 hari, sementara saat ini rata-rata stok mencapai 20 hari, mendekati maksimal yang ditetapkan sebesar 21 hari. “Semua produk, termasuk solar, Pertalite, dan Pertamax, memiliki ketersediaan yang lebih dari cukup,” ungkapnya.

Dia menjelaskan lebih lanjut terkait ketersediaan spesifik produk. Untuk Pertalite dengan angka oktan 90, cadangan berada di sekitar 19 hari. Sementara untuk Pertamax RON92, ketersediaan berada di atas 23 hari, dan Pertamax Green RON95 mencapai lebih dari 31 hari. Untuk solar, cadangan subsidi CN48 tercatat 15 hari dan non-subsidi CN53 lebih dari 25 hari, sedangkan avtur memegang stok selama 29 hari.

Dalam kesempatan itu, Bahlil juga memberikan apresiasi kepada Pertamina dan semua pihak terkait yang telah bekerja keras memastikan ketersediaan dan cadangan energi, khususnya selama periode Nataru. Ketersediaan BBM dan LPG menjadi fokus utama sektor ESDM dalam mengantisipasi lonjakan permintaan selama momen tersebut.

Dengan adanya jaminan ini, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan BBM maupun LPG menjelang perayaan akhir tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *