MDKA Raih Investasi Tambang Bawah Tanah Tujuh Bukit Senilai 1,5 Miliar Dolar

[original_title]

custompaperswriting.com – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memproyeksikan investasi untuk proyek tambang bawah tanah tembaga dan emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur, mencapai 1,5 miliar dolar AS. Proyek ini, yang sedang dikelola oleh anak usaha MDKA, PT Bumi Suksesindo, diharapkan membawa nilai yang signifikan bagi perkembangan industri pertambangan di Indonesia.

Tom Malik, Head of Corporate Communications MDKA, menjelaskan bahwa investasi ini tidak mencakup pengembangan smelter. Sejak dimulai pada tahun 2018 dengan investasi awal sebesar 200 juta dolar AS, proyek ini kini memasuki fase praproduksi, di mana pengeboran baru dilakukan di permukaan.

Data Mineral Resources Estimate (MRE) terbaru menunjukkan bahwa cadangan Tujuh Bukit mengandung 8,2 juta ton tembaga dan 27,9 juta ounces emas. Untuk produksi tahun ini, MDKA menargetkan 100-110 ribu ounces emas dan 11-13 ribu ton tembaga. Meskipun Tom tidak merinci hasil produksi saat ini, ia menyatakan proses produksi berjalan sesuai rencana.

MDKA juga sedang mempersiapkan transisi dari tambang terbuka menuju tambang bawah tanah, diperkirakan tidak akan ada jeda dalam operasi berkelanjutan. Tujuh Bukit direncanakan beroperasi hingga tahun 2030, dan studi kelayakan untuk transisi ini diharapkan selesai tahun ini.

Berdasarkan hasil studi prakelayakan pada Mei 2023, proyek Tujuh Bukit diperkirakan mampu memproses 24 juta ton bijih tembaga per tahun, memproduksi lebih dari 110.000 ton tembaga dan 350.000 ounces emas tahunan, selama lebih dari 30 tahun mendatang. Proyek ini diharapkan memberikan kontribusi besar terhadap sektor pertambangan Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *