custompaperswriting.com – PT Mandiri Sekuritas mengumumkan rencana untuk memfasilitasi empat hingga lima perusahaan dalam proses Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia pada tahun 2026. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, dalam acara Media Gathering di Jakarta, Selasa (9/12).
Oki menyampaikan bahwa salah satu dari perusahaan yang akan melakukan IPO adalah perusahaan super besar atau super lighthouse company. Dia menambahkan bahwa sektor-sektor yang terlibat sangat beragam, dan beberapa di antaranya merupakan perusahaan di bidang sumber daya alam (natural resources).
Dijadwalkan, IPO untuk perusahaan berkapitalisasi besar ini akan dilakukan pada semester pertama tahun 2026. Oki menjelaskan bahwa pihaknya masih dalam tahap persiapan dan diyakini segala persyaratan akan dapat dipenuhi. Ia menekankan bahwa penilaian terhadap calon perusahaan tidak terbatas pada status Badan Usaha Milik Negara (BUMN), melainkan lebih pada kualitas fundamental perusahaan itu sendiri.
Lebih jauh, dalam pipelinenya, Oki mengungkapkan bahwa saat ini belum ada BUMN yang akan melakukan IPO. Meskipun demikian, dia optimis bahwa beberapa perusahaan yang sedang dalam proses memiliki daya tarik yang cukup untuk menarik investor.
Di akhir tahun ini, Mandiri Sekuritas juga akan memfasilitasi IPO PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA), yang dijadwalkan resmi terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada 17 Desember 2025. Pemaparan ini menunjukkan langkah strategis Mandiri Sekuritas dalam mengembangkan pasar modal di Indonesia dan mendukung pertumbuhan sektor-sektor ekonomi yang menjanjikan.