Kementerian UMKM Sasar Pembiayaan Rp70 Miliar lewat ACCES

[original_title]

custompaperswriting.com – Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menyasar penyaluran pembiayaan bagi usaha menengah mencapai Rp70 miliar melalui program Accelerating Capital Resources for Medium Enterprises (ACCES) yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menyampaikan, program ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan dan investasi guna mendukung pelaku usaha menengah agar lebih kompetitif.

Helvi menjelaskan bahwa usaha menengah berperan penting sebagai jembatan antara usaha mikro, kecil, dan korporasi besar. Kelompok ini menciptakan lapangan kerja dan inovasi, namun sering kali menghadapi kendala dalam akses pembiayaan. Penekanan tersebut disampaikan saat acara Kick Off ACCES 2026 di Jakarta pada 21 Mei.

Presiden Prabowo Subianto juga menggarisbawahi pentingnya UMKM sebagai pilar ekonomi nasional yang dapat melahirkan pengusaha besar baru di Indonesia. Program ACCES 2026 dirancang dengan skema terintegrasi, mulai dari profiling usaha, edukasi, pendampingan, hingga business matching dengan lembaga pembiayaan.

Deputi Bidang Usaha Menengah, Bagus Rachman, menambahkan bahwa program ini berkolaborasi dengan 29 lembaga keuangan, baik dari sektor perbankan maupun nonperbankan, dengan dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pada tahun 2025, ACCES telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp53,3 miliar kepada 56 pengusaha menengah, dan kini targetnya ditingkatkan menjadi Rp70 miliar untuk tahun 2026.

Kementerian UMKM juga akan terus memperkuat ekosistem melalui pengembangan klaster usaha untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM. Pengusaha menengah dapat mendaftar untuk program ini dan berpeluang memperoleh pendanaan hingga Rp20 miliar per pelaku usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *