custompaperswriting.com – Kebutuhan anggaran untuk pemulihan bencana di Sumatera diperkirakan mencapai lebih dari Rp50 triliun. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, dalam konferensi pers pada Selasa (9/12) di Jakarta. Agus menegaskan bahwa angka tersebut adalah kalkulasi awal dan masih dapat berubah seiring dengan perkembangan situasi.
Sementara itu, Perum Bulog berkomitmen untuk mendistribusikan sebanyak 5 ribu ton beras sebagai bantuan bagi korban bencana di Sumatera Utara. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa distribusi ini sesuai dengan permintaan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, serta instruksi dari Kepala Badan Pangan Nasional dan Menteri Pertanian.
Di aspek lain, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) juga mengungkapkan duka cita mendalam atas meninggalnya Hudi Dananjoyo Suryodipuro, Vice President Sekretaris SKK Migas. Pihak SKK Migas menyampaikan rasa berduka kepada keluarga dan rekan kerja almarhum.
Dalam diskusi panel di Jakarta, Danantara Indonesia menekankan pentingnya kepastian cashflow dan regulasi untuk menarik investasi pada proyek Waste-to-Energy. Senior Director Badan Pengelola Investasi, Sunata Tjiterosampurno, menyatakan bahwa hal ini krusial agar investor merasa aman.
Akhirnya, pemerintah menyatakan rencananya untuk menambah enam kawasan ekonomi khusus (KEK) baru dengan potensi investasi mencapai Rp300 triliun, yang akan ditetapkan pada tahun 2026. Keberadaan KEK baru ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian nasional.