IHSG Turun Pasca Pidato Trump, Ketidakpastian AS-Iran Terungkap

[original_title]

custompaperswriting.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan signifikan pada Kamis sore, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 157,66 poin atau 2,19 persen, berada di level 7.026,78. Penyebab utama pelemahan ini adalah ketidakpastian yang muncul setelah pidato Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang tidak memberikan kejelasan mengenai penyelesaian konflik di Timur Tengah.

Menurut Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas, iklim pasar Asia secara umum dipengaruhi oleh faktor kehati-hatian investor. Meskipun Trump menyatakan bahwa operasi di kawasan tersebut hampir selesai, ia juga menekankan kemungkinan tindakan lebih agresif, termasuk serangan terhadap sasaran strategis dalam waktu dekat.

Kondisi ini diperburuk oleh data ekspor yang lesu dan pertumbuhan impor yang solid di Indonesia. Investor semakin berhati-hati menjelang rilis data cadangan devisa untuk Maret 2026, setelah ada penurunan pada Februari yang mencatatkan angka terendah dalam tiga bulan terakhir.

Di sektor energi, harga minyak mentah global yang tinggi serta potensi risiko geopolitik dapat menyebabkan inflasi naik meski angka inflasi secara tahunan telah turun menjadi 3,48 persen, sesuai target Bank Indonesia. Sementara itu, BI telah mengambil langkah-langkah untuk menekan spekulasi dan menjaga stabilitas nilai tukar.

Dalam sesi perdagangan, sebagian besar sektor mengalami penurunan. Hanya sektor barang konsumen non-primer yang mencatatkan penguatan, sedangkan sektor barang baku mengalami penurunan terparah hingga 4,96 persen. Total transaksi saham tercatat sebanyak 2.014.275 kali, dengan nilai perdagangan mencapai Rp16,47 triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *