IHSG Menguat Seiring Harapan Pemangkasan The Fed 2026

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penguatan pada Rabu sore, menyusul ekspektasi para pelaku pasar mengenai pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed, bank sentral Amerika Serikat, di tahun mendatang. Penutupan IHSG tercatat menguat sebesar 11,19 poin atau 0,13 persen, berakhir di level 8.944,80. Selain itu, indeks LQ45 yang terdiri dari 45 saham unggulan juga naik 6,26 poin atau 0,72 persen menjadi 871,32.

Pakar investasi Maximilianus Nico Demus menjelaskan bahwa optimisme di pasar dipengaruhi oleh data Purchasing Managers’ Index (PMI) Jasa AS yang menunjukkan penurunan dari 52,9 menjadi 52,5. Selain itu, perhatian juga tertuju pada kebijakan bank sentral China yang menunjukkan niat untuk melakukan pemotongan suku bunga, bertujuan untuk menstabilkan pertumbuhan dan likuiditas di pasar.

IHSG dibuka di zona positif dan terus bertahan hingga sesi penutupan perdagangan. Dalam indeks sektoral IDX-IC, delapan sektor mengalami penguatan, dengan sektor industri memimpin kenaikan sebesar 2,23 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non-primer dan barang baku.

Dalam kegiatan perdagangan, tercatat frekuensi transaksi mencapai 4.576.949 kali dengan total saham yang diperdagangkan mencapai 70,56 miliar lembar, senilai Rp36,87 triliun. Dari 810 saham yang diperdagangkan, 344 mengalami kenaikan, 362 mengalami penurunan, dan 104 saham stagnan.

Sementara itu, di bursa saham regional Asia, indeks Nikkei mengalami penurunan signifikan, sedangkan indeks Shanghai dan Strait Times menunjukkan penguatan. Para analis dan investor tetap memantau perkembangan kebijakan moneter dari bank-bank sentral utama dunia dalam menyikapi kondisi ekonomi global saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *