IHSG Melemah Akibat Mengambil Keuntungan Menjelang Natal

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penutupan melemah pada hari Selasa, dengan penurunan sebesar 61,05 poin atau 0,71 persen, menempatkannya di level 8.584,78. Penurunan ini terjadi di tengah aksi ambil untung oleh pelaku pasar menjelang liburan Natal dan cuti bersama di akhir tahun 2025.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menjelaskan bahwa pelaku pasar cemas menyambut pengumuman mengenai upah minimum yang harus ditetapkan oleh setiap gubernur, sesuai Peraturan Pemerintah terbaru. Hal ini dipicu oleh penolakan yang muncul dari serikat pekerja dan kelompok bisnis terhadap formula upah yang diusulkan pemerintah untuk tahun 2026.

Dari sisi internasional, pelaku pasar juga mencermati ekspektasi penurunan suku bunga acuan oleh The Fed, bank sentral Amerika Serikat. Data tenaga kerja AS menunjukkan perekrutan yang lebih lemah, yang dapat memperkuat kemungkinan penurunan suku bunga. Selain itu, perhatian pasar terfokus pada data Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk kuartal III-2025.

IHSG dibuka menguat namun berbalik arah menjadi negatif. Selama sesi perdagangan, empat sektor mengalami penguatan, di mana sektor industri mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 2,32 persen. Sebaliknya, tujuh sektor lainnya mengalami penurunan, dengan sektor properti menjadi yang terendah.

Frekuensi perdagangan mencatat 2.763.395 transaksi, dengan 41,45 miliar lembar saham ditransaksikan senilai Rp24,44 triliun. Sebanyak 275 saham menguat, sementara 373 saham mengalami penurunan. Bursa saham regional Asia juga menunjukkan pergerakan bervariasi, mencerminkan dinamika pasar yang sama di wilayah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *