custompaperswriting.com – Ekspor otomotif Korea Selatan (Korsel) mencatatkan prestasi luar biasa pada tahun lalu, mencapai angka tertinggi berkat tingginya permintaan kendaraan ramah lingkungan. Menurut data resmi yang dirilis oleh Kementerian Perdagangan, Perindustrian, dan Sumber Daya Korsel pada Kamis (15/1), total pengiriman mobil meningkat 1,7 persen dari tahun sebelumnya, meraih rekor baru sebesar 71,99 miliar dolar AS.
Peningkatan tersebut tidak terlepas dari lonjakan permintaan sedan ramah lingkungan, dengan pengiriman yang melonjak 11,0 persen mencapai nilai 25,77 miliar dolar AS. Sementara itu, meskipun ekspor ke Amerika Serikat mengalami penurunan signifikan mencapai 30,15 miliar dolar AS atau turun 13,2 persen akibat tarif yang diterapkan oleh pemerintah AS, ekspor ke Uni Eropa dan Asia justru menunjukkan tren positif. Ekspor ke UE dan Asia masing-masing mengalami peningkatan dua digit, mencapai 8,06 miliar dolar AS dan 5,88 miliar dolar AS.
Dalam hal jumlah kendaraan, total ekspor yang dicatat pada 2025 mencapai 2.736.308 unit, mengalami penurunan sebesar 1,7 persen dibandingkan tahun lalu. Jumlah pengiriman suku cadang otomotif juga merosot 5,9 persen, menjadi 21,20 miliar dolar AS. Di sisi produksi, jumlah kendaraan yang diproduksi secara lokal turun sedikit sebesar 0,6 persen, mencapai 4.101.992 unit, tetapi masih mempertahankan angka di atas empat juta unit untuk tahun ketiga berturut-turut.
Di pasar domestik, penjualan mobil, baik dari produk lokal maupun impor, mencatatkan total sebanyak 1.680.110 unit, meningkat 3,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perkembangan ini menunjukkan ketahanan dan adaptasi industri otomotif Korsel dalam menghadapi tantangan pasar global.