custompaperswriting.com – Langkah buyback saham Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ditampilkan sebagai strategi yang didasari oleh keyakinan akan fundamental bank yang kuat, meskipun harga sahamnya saat ini belum mencerminkan hal tersebut. Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara, menyatakan bahwa situasi harga saham yang rendah memberikan kesempatan baik untuk dilakukan pembelian kembali.
Dony menambahkan bahwa mekanisme buyback merupakan langkah umum diambil oleh perusahaan ketika harga sahamnya tidak sejalan dengan nilai sebenarnya. Ia mengungkapkan bahwa banyak saham di sektor perbankan dan infrastruktur memiliki kinerja yang baik, namun belum terefleksikan secara optimal dalam harga pasar. Ia juga menjelaskan bahwa kondisi fundamental bank-bank tersebut sangat baik dan bisa dilihat melalui laporan keuangan.
Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI, menginformasikan telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Danantara dan Himbara, untuk menindaklanjuti buyback ini. Dasco mencatat bahwa evaluasi situasi perbankan menunjukkan perkembangan positif yang layak untuk dimanfaatkan dalam upaya pengambilalihan saham.
Lebih lanjut, Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, menegaskan kinerja Himbara saat ini dalam kondisi optimal, dengan pertumbuhan kredit mencapai 20% dan dana pihak ketiga tumbuh antara 20-30%. Ia menegaskan bahwa likuiditas terjaga dengan baik, sehingga situasi ini harus diterima dengan penuh keyakinan.
Dengan demikian, langkah buyback saham dinilai sebagai langkah strategis untuk memanfaatkan posisi fundamental yang solid di tengah pergerakan pasar yang masih berfluktuasi.