BRI Siapkan Buyback Lagi dengan Anggaran Tersisa Rp2,5 Triliun

[original_title]

custompaperswriting.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan aksi pembelian kembali (buyback) saham dengan sisa anggaran sebesar Rp2,5 triliun. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Finance & Strategy BRI, Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari, dalam pernyataan yang disampaikan di Jakarta.

Aksi buyback tersebut telah mendapatkan persetujuan pada rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan yang berlangsung pada 24 Maret 2025, dengan total alokasi sebesar Rp3 triliun. Sementara itu, tahap pertama buyback telah dilakukan pada bulan April 2025. Menurut Viviana, BRI mempertimbangkan untuk melanjutkan buyback dalam waktu dekat, mengingat harga saham BBRI yang dirasa undervalued saat ini.

Harga penutupan saham BBRI tercatat sebesar Rp3.890 per lembar, mengalami penurunan sebesar 7,13 persen sejak awal tahun. Aksi buyback diharapkan dapat menjaga stabilitas harga saham sekaligus mendukung program kepemilikan saham bagi karyawan.

Selain rencana buyback, BRI memastikan akan membagikan dividen interim pada Januari 2026. Dividen final akan ditetapkan setelah RUPS tahunan tahun depan, sesuai dengan kebijakan rutin untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.

Kinerja keuangan BRI hingga kuartal III 2025 menunjukkan hasil yang solid, dengan laba bersih mencapai Rp41,2 triliun dan total aset sebesar Rp2,12 kuadriliun. Dalam hal likuiditas, rasio kredit yang disalurkan terhadap dana pihak ketiga berada di level 86,5 persen, serta rasio kredit macet efektif terjaga di angka 3,08 persen. Viviana menekankan bahwa kondisi ini mencerminkan kemampuan BRI dalam menghadapi risiko dan memberikan ruang untuk ekspansi bisnis yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *