custompaperswriting.com – PT Bundamedik Tbk (BMHS) mengumumkan rencana ekspansi yang signifikan dengan menambah kapasitas tempat tidur rumah sakit dari 600 menjadi 1.000 hingga tahun 2026-2027. Direktur Utama BMHS Agus Heru Darjono menegaskan bahwa perluasan ini akan memanfaatkan aset yang ada, khususnya lima rumah sakit yang berada dalam jaringan RS Bunda Group.
Dalam upaya memperkuat layanan kesehatan, perusahaan akan fokus pada penyediaan layanan kompleks seperti transplantasi ginjal dan bedah robotik. Pada Agustus 2025, RSU Bunda Jakarta mencatatkan sejarah sebagai rumah sakit pertama di Asia Tenggara yang melakukan prosedur robotic skin sparing mastectomy, yang memungkinkan pengangkatan jaringan kanker sambil mempertahankan bentuk payudara yang alami.
Inovasi tersebut menunjukkan komitmen BMHS dalam pengembangan layanan kesehatan yang berkualitas tinggi. Sejak 2012, perusahaan ini telah melaksanakan lebih dari 800 prosedur bedah robotik berkat dukungan dokter spesialis dari berbagai disiplin.
Selain meningkatkan kapasitas, BMHS juga memperkuat kualitas layanan lewat pusat unggulan (Centers of Excellence) bagi ibu dan anak, melibatkan 193 dokter spesialis yang berkontribusi sebesar 51 persen terhadap total pendapatan rumah sakit. Penambahan fasilitas Neonatal Intensive Care Unit (NICU) di RSIA Bunda Jakarta yang diresmikan pada 17 November 2025 juga diharapkan dapat meningkatkan perawatan bayi berisiko tinggi.
Pada kuartal III-2025, BMHS melaporkan kenaikan pendapatan sebesar 5 persen dibanding kuartal sebelumnya, mencapai Rp397 miliar, dengan laba bersih yang meningkat hingga 950 persen menjadi Rp13,6 miliar. Agus menekankan bahwa layanan dengan tingkat kompleksitas tinggi menjadi keunggulan kompetitif yang mendukung pertumbuhan perusahaan di masa mendatang.