custompaperswriting.com – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menjalin kerja sama dengan konten kreator untuk meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah di kalangan masyarakat. Langkah ini diungkapkan oleh Deputi Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Aswin Gantina, dalam acara Training of Trainers (ToT) bertema Konten Ekonomi dan Keuangan Syariah yang diadakan di Makassar pada Rabu.
Aswin menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya BI untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia. Penguatan literasi syariah dianggap penting untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap prinsip dan layanan syariah, serta mendorong perilaku ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Dalam perkembangan zaman yang semakin dipengaruhi teknologi informasi, Aswin menekankan perlunya pendekatan yang kreatif dalam penyampaian informasi. Masyarakat kini lebih banyak mengakses informasi melalui media sosial dibandingkan dengan media tradisional seperti koran dan televisi. Oleh karena itu, konten yang disajikan harus relevan dan mudah dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat.
Aswin berharap konten kreator dapat mengangkat isu-isu ekonomi syariah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti keunggulan pembiayaan syariah yang stabil terhadap fluktuasi suku bunga. Kolaborasi ini juga bertujuan untuk mempromosikan produk halal di berbagai sektor, termasuk kuliner, fesyen, dan pariwisata.
Dalam acara ini, Dr. Nasrullah Bin Sapa, akademisi dari UIN Alauddin Makassar, mengajak peserta untuk mengenali berbagai aspek ekonomi syariah yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Bank Indonesia untuk memperluas diseminasi informasi keuangan syariah lewat kerjasama dengan media dan ekosistem kreatif di Sulsel.