BEI dan Emiten Ajukan Keberatan Terhadap Metode “Free Float” MSCI

[original_title]

custompaperswriting.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) berencana mengajukan surat keberatan kepada Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait penyesuaian metodologi perhitungan free float. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, mengungkapkan bahwa sejumlah emiten yang terdaftar juga telah menyampaikan keberatan mereka kepada MSCI mengenai penyesuaian yang baru saja dirilis.

Irvan menjelaskan, surat yang akan dikirimkan BEI akan mempertanyakan mengapa penyesuaian metodologi tersebut hanya berlaku untuk pasar saham Indonesia. Dalam surat itu, BEI juga akan memberikan informasi mengenai metodologi yang diterapkan dalam menghitung free float dan bagaimana kondisi free float dari emiten-emiten yang terdaftar di BEI.

“Pertama, kita mau menanyakan alasan kebijakan itu hanya menyasar Indonesia. Kedua, kita akan memaparkan data terkait free float yang dimiliki oleh masing-masing emiten dan informasi yang dirilis oleh KSEI,” jelasnya dalam wawancara di Gedung BEI, Jakarta, Senin.

BEI merencanakan pengiriman surat kepada MSCI dalam waktu dekat, kemungkinan minggu ini atau awal pekan depan. Setelah itu, mereka akan mengatur pertemuan langsung dengan perwakilan MSCI untuk membahas keberatan yang diajukan.

Perlu diketahui, MSCI telah merilis rencana penyesuaian metodologi perhitungan free float khusus untuk konstituen saham Indonesia. Mereka membuka kesempatan untuk memberikan masukan hingga 31 Desember 2025, dengan hasil yang diumumkan paling lambat 30 Januari 2026. Jika disetujui, perubahan tersebut akan diterapkan pada review yang berlangsung pada Mei 2026, dengan adanya pembulatan baru yang bervariasi tergantung pada besarnya free float.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *