custompaperswriting.com – Pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai di Kota Bengkulu telah mencapai tahap kedua sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2025. Hal tersebut disampaikan oleh Dimas Rizky Kusumayadi, General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, pada hari Selasa. Pengerukan ini bertujuan untuk meningkatkan kedalaman alur pelabuhan menjadi 6,5 meter, dan saat ini sudah berhasil mencapai target tersebut.
Dimas menyatakan, “Dengan semangat kolaborasi, kita telah melewati masa-masa kritis, dan ini bukanlah akhir. Pengerukan alur akan berlanjut ke tahap ketiga.” Proyek ini direncanakan selesai pada minggu keempat bulan November 2025. Ia menambahkan bahwa kedalaman alur tidak akan berhenti pada 6,5 meter, melainkan direncanakan mencapai 12 meter di masa mendatang.
Dalam perkembangan lebih lanjut, Pelindo juga akan melakukan revitalisasi kolam dermaga serta memperbaiki dinding dermaga yang amblas sepanjang 1,1 kilometer. Selain itu, proyek akan mencakup pengerukan wilayah jebakan pasir dan pembangunan terminal curah cair serta curah kering. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Bengkulu, Petrus Christianto Martubongs, menjelaskan bahwa dengan kedalaman alur yang baru, pelayanan kapal dapat dilakukan 24 jam tanpa harus menunggu kondisi pasang surut.
Christianto juga menambahkan bahwa seluruh aktivitas kepelabuhan kini berjalan normal, termasuk pelayaran ke Pulau Enggano, pulau terluar Indonesia di Bengkulu. Pelabuhan Pulau Baai diharapkan menjadi penopang dalam mengakselerasi perekonomian Provinsi Bengkulu.