custompaperswriting.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegaskan peran penting Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendukung ekonomi berkelanjutan di wilayah delineasi IKN, khususnya Kecamatan Samboja dan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara. Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin, menyatakan bahwa pelaku UMKM diharapkan menjadi pemain aktif guna menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat dan kolaboratif.
Dalam jangka waktu sepuluh tahun mendatang, IKN diperkirakan akan bertransformasi menjadi “Jakarta baru” bagi Indonesia, dan wilayah Samboja serta Samboja Barat diproyeksikan menjadi pusat perekonomian baru. Oleh karena itu, OIKN telah melakukan berbagai program peningkatan kapasitas bagi pelaku UMKM. Salah satunya, pada 9 Desember, OIKN menyelenggarakan Forum Konsultasi dan Kolaborasi UMKM yang dihadiri oleh 51 pengusaha UMKM di Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Samboja.
Dalam forum tersebut, peserta mengadakan diskusi mendalam tentang strategi kemitraan, jejaring, hingga studi kelayakan usaha. Program tersebut diharapkan dapat mendorong pengusaha UMKM menjadi penggerak ekonomi berkelanjutan di kawasan Nusantara. Antusiasme para peserta ditunjukkan dengan seruan “Salam satu miliar”, menandakan semangat untuk berkontribusi dalam ekosistem ekonomi yang sedang dibangun.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat Samboja Barat, Burhanuddin, yang menekankan potensi besar sektor pariwisata di wilayahnya. Ia berharap pengembangan pariwisata dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan mengundang investasi di kawasan tersebut, sehingga UMKM Samboja Barat tidak hanya beroperasi di rest area IKN, tetapi juga mampu bersaing di lokasi kehutanan dan pusat pembangunan IKN lainnya.