Menkeu Purbaya Tidak Rencanakan Intervensi Khusus IHSG

[original_title]

custompaperswriting.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa tidak ada intervensi khusus yang direncanakan untuk mengatasi tekanan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini. Ia berpendapat, fundamental ekonomi Indonesia yang kuat menjadi pijakan untuk menopang pergerakan IHSG. Pernyataan ini disampaikan di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Kamis (4/6).

IHSG mengalami penurunan tajam lebih dari 4 persen pada perdagangan yang sama, mencapai level 5.694,91. Menurut Purbaya, meskipun IHSG mengalami penurunan, optimisme tetap ada bahwa pasar saham dapat kembali menguat. Ia mencatat bahwa beberapa indikator perekonomian mundur dalam inflasi, yang tercatat di angka 3,08 persen pada Mei 2026 dan masih dalam rentang target Bank Indonesia, serta penerimaan pajak yang mencapai Rp646,3 triliun per 30 April 2026, meningkat 16,1 persen dibanding tahun lalu.

Pengamat pasar modal, Hendra Wardana, menilai bahwa penurunan tajam ini mencerminkan krisis kepercayaan pasar yang dipicu oleh isu-isu domestik. Ia menyoroti bahwa pelemahan kurs rupiah dan keluarnya dana asing juga berkontribusi terhadap pergerakan negatif ini. Hendra berpendapat bahwa faktor-faktor internal lebih dominan dalam mempengaruhi pasar dibandingkan faktor eksternal, yang terlihat dari pergerakan bursa saham Asia yang cenderung menguat.

Purbaya mengonfirmasi akan terus menjaga kinerja perekonomian dan stabilitas sentimen pasar, optimis bahwa kondisi ini bersifat sementara dan fundamental ekonomi yang solid akan membawa perbaikan ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *