custompaperswriting.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyiapkan berbagai strategi untuk menghadapi arus balik Lebaran 1447 Hijriah, terutama di jalur penyeberangan Sumatra-Jawa. Dalam upaya memastikan perjalanan kembali masyarakat berjalan aman dan lancar, Dudy menekankan pentingnya respons yang cepat serta strategi yang matang.
Pernyataan ini disampaikan usai melakukan evaluasi di Kantor PT ASDP Indonesia Ferry di Merak. Dudy mengungkapkan bahwa fokus saat ini adalah memperbaiki manajemen arus balik, mengingat puncak arus mudik telah terlewati. Dalam evaluasi tersebut, seluruh pemangku kepentingan dilibatkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
Beberapa strategi telah dirancang, termasuk percepatan proses tiba–bongkar–berangkat (TBB) dan pengaturan jumlah dermaga untuk memaksimalkan kapasitas layanan. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Kepolisian untuk mengatur lalu lintas di rest area dan menghindari potensi kemacetan di titik crossing, terutama di Bakauheni.
Dudy menambahkan pemanfaatan teknologi seperti drone untuk pemantauan real-time telah diimplementasikan, khususnya di Bakauheni, agar potensi antrean dapat diidentifikasi lebih cepat. Ia juga mengingatkan pentingnya pengaturan arus kendaraan di dalam pelabuhan untuk mencegah kemacetan yang meluas.
Menteri Perhubungan menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi Lebaran. Ia mengajak semua pihak untuk memastikan bahwa pelayanan berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan kembali dengan nyaman dan aman. Selain itu, penerapan sistem tiket yang lebih baik juga dibahas untuk mencegah praktik percaloan.