custompaperswriting.com – Puncak kunjungan ke pusat perbelanjaan diperkirakan terjadi pada H+1 Lebaran 1447 H, menurut Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Proyeksi menunjukkan pertumbuhan kunjungan mencapai 10-15 persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang kembali berbelanja setelah hari pertama Idulfitri.
Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, menjelaskan bahwa pola belanja masyarakat mengalami perubahan menjelang dan selama libur Idulfitri. Masyarakat cenderung belanja produk makanan, minuman, serta hiburan. Pengunjung Pondok Indah Mall, Hasnah, mengungkapkan bahwa ia dan keluarganya memilih menghabiskan waktu di mal tahun ini karena tidak mudik. Kegiatan di pusat perbelanjaan menjadi alternatif untuk merayakan Lebaran, meski tetap diselingi agenda silaturahmi.
Senada dengan Hasnah, ibunya, Yanti, menyatakan bahwa pengeluaran saat Lebaran meningkat. Ia biasanya menyiapkan anggaran antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta untuk belanja. Selain itu, Fitria, pengunjung lain, juga memanfaatkan waktu di mal untuk berkumpul dengan keluarga. Menurutnya, kunjungan saat Lebaran biasanya tidak rutin, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan acara keluarga.
Dari hasil temuan ini, sangat terlihat bahwa pusat perbelanjaan tetap menjadi destinasi menarik di kala Lebaran, bukan hanya untuk belanja, tetapi juga untuk berkumpul dan bersantai. Dengan pengeluaran yang cenderung meningkat, masyarakat tetap berupaya untuk merencanakan anggaran agar sesuai dengan rencana. Kegiatan ini mencerminkan daya tarik pusat perbelanjaan sebagai tempat berkumpul di momen-momen penting dalam kehidupan sosial.