custompaperswriting.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menginformasikan bahwa sebanyak 10.003.583 orang telah melakukan perjalanan mudik Lebaran 1447 Hijriah menggunakan angkutan umum. Angka tersebut tercatat dari H-8 hingga H-1 Lebaran, yaitu dari 13 Maret hingga 20 Maret 2026. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 9,23 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 9.158.315 orang.
Distribusi penumpang yang menggunakan berbagai moda transportasi meliputi perkeretaapian sebanyak 2.981.945 orang, angkutan udara 2.190.282 orang, penyeberangan 2.482.303 orang, angkutan darat 1.587.060 orang, dan angkutan laut sebanyak 761.993 orang. Seluruh moda transportasi mengalami peningkatan, dengan penyeberangan mencatat kenaikan tertinggi sebesar 14,78 persen.
Pada H-1 Lebaran, gerbang tol Jakarta melaporkan 117.016 kendaraan keluar dan 66.210 kendaraan masuk. Total pergerakan kendaraan di Jabodetabek mencatat sebanyak 248.349 unit. Seluruh arus kendaraan di ruas arteri menunjukkan peningkatan signifikan, memperlihatkan tingginya mobilitas masyarakat saat mudik.
Kemenhub menekankan pentingnya keselamatan dan keamanan dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran yang berpedoman pada Keputusan Menteri Perhubungan yang relevan. Mengingat arus balik diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret mendatang, Ernita menghimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta memperhatikan kesehatan dan kesiapan kendaraan sebelum berangkat.
Dalam upaya menjaga kenyamanan perjalanan, masyarakat diingatkan untuk mematuhi arahan petugas dan menggunakan moda transportasi resmi serta berizin. Kemenhub siap mengawasi pergerakan kendaraan dan penumpang di seluruh simpul transportasi untuk memastikan kelancaran arus mudik.