custompaperswriting.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan bahwa jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum pada libur Idul Fitri 2026 meningkat sebesar 8,58 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Data ini diperoleh dari Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu yang menyatakan bahwa pergerakan penumpang angkutan umum selama periode H-8 hingga hari H Lebaran mencapai 10.887.584 orang.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, menyatakan moda transportasi yang paling banyak digunakan adalah kereta api, dengan jumlah penumpang mencapai 3.349.343 orang, meningkat 13,46 persen dari tahun 2025. Selain itu, angkutan udara mencatat 2.397.192 penumpang, mengalami kenaikan 2,95 persen, sementara angkutan penyeberangan dan bus juga menunjukkan peningkatan, masing-masing sebanyak 2.664.004 dan 1.693.931 penumpang. Angkutan laut tercatat 783.114 orang.
Pada hari H Lebaran, pergerakan penumpang angkutan umum mencapai 873.916 orang. Rincian keberangkatan pada hari tersebut meliputi 364.649 penumpang kereta api, 206.785 penumpang angkutan udara, 21.141 penumpang kapal laut, dan 177.564 penumpang angkutan penyeberangan. Sedangkan angkutan darat, khususnya bus, mengangkut 103.777 penumpang.
Arus kendaraan juga terpantau di beberapa titik, dengan total kendaraan keluar dan masuk dari gerbang tol di Jabodetabek mencapai 380.753 unit pada hari H Lebaran. Kemenhub mengimbau masyarakat untuk merencanakan arus balik yang diperkirakan akan memuncak pada Selasa (24/3) untuk menghindari kemacetan dan memastikan keselamatan selama perjalanan.