Jeffrey Hendrik Siap Dorong Reformasi Pasar Modal Indonesia

[original_title]

custompaperswriting.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kini dipimpin oleh Direktur Utama terpilih, Jeffrey Hendrik, untuk periode 2026-2030. Dalam pernyataannya, ia menegaskan komitmen untuk melanjutkan reformasi pasar modal yang telah dilakukan selama empat bulan terakhir. Hal ini diungkapkan setelah pertemuan dengan pimpinan DPR RI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, pada Kamis.

Jeffrey menyatakan pentingnya meningkatkan transparansi, integritas, dan tata kelola di BEI. Ia menekankan bahwa langkah-langkah yang diambil bertujuan untuk memperdalam pasar, baik dari sisi permintaan maupun penawaran. “Kami berharap reformasi ini akan mendorong BEI untuk menjadi bursa kelas dunia, sejajar dengan bursa negara maju,” ungkapnya. Ia juga optimis atas potensi BEI dalam mencapai status tersebut di tingkat global.

Setelah proses seleksi, OJK telah menetapkan tujuh anggota direksi baru BEI. Selain Jeffrey, terdapat Saidu Solihin sebagai Direktur Penilaian Perusahaan, Irvan Susandy sebagai Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, serta Yulianto Aji Sadono sebagai Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan. Dua anggota lainnya adalah Abdul Munim yang menjabat sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko, serta Iding Pardi dan Umi Kulsum masing-masing sebagai Direktur Pengembangan, serta Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum.

Sebagai langkah berikutnya, susunan direksi baru ini akan disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang dijadwalkan pada 29 Juni 2026 mendatang. Hal ini menunjukkan langkah nyata menuju perbaikan tata kelola yang lebih baik di pasar modal Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *