custompaperswriting.com – Pengalihan lalu lintas sementara terjadi di Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) akibat amblasnya jalan tol di kilometer 41+600 arah Kota Medan pada Jumat, pukul 11.30 WIB. Penanganan ini dilakukan oleh PT Jasamarga Kualanamu Tol (JKT) sebagai respons terhadap curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Deli Serdang sejak Kamis.
Direktur Utama PT Jasa Marga Kualanamu Tol, Thomas Dwiatmanto, menyatakan bahwa pengalihan lalu lintas diperlukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan serta memastikan kelancaran mobilitas selama proses penanganan berlangsung. Kendaraan dari arah Tebing Tinggi menuju Medan akan dialihkan melalui Gerbang Tol Kemiri dan Gerbang Tol Kualanamu, sedangkan kendaraan yang datang dari arah Kualanamu menuju Medan akan melewati Gerbang Tol Lubuk Pakam.
Sementara itu, lajur 1 pada kilometer 41 masih dapat dilalui oleh kendaraan Golongan 1 Non Bus. Namun, kendaraan Golongan 1 Bus serta Golongan 2 ke atas akan diarahkan melalui Gerbang Tol Tanjung Morawa di Ruas Tol Belmera demi menghindari potensi beban berlebih pada struktur jembatan jika dilalui oleh kendaraan berat.
Jasamarga saat ini sedang melakukan penanganan langsung di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat pemulihan kondisi ruas tol agar dapat beroperasi kembali secara normal. Proses investigasi lebih lanjut terhadap struktur jembatan juga sedang dilaksanakan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Pihak Jasamarga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pengalihan lalu lintas ini dan mengimbau kepada pengguna jalan untuk berhati-hati, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memperhatikan informasi tentang rekayasa lalu lintas yang diterapkan.