IHSG Koreksi 3-4 Persen, BEI Yakini Fundamental Masih Kuat

[original_title]

custompaperswriting.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan bahwa fundamental pasar modal tetap solid meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi 3-4 persen dalam dua hari terakhir. Pada perdagangan Rabu (3/6), IHSG ditutup melemah 4,11 persen atau turun 254,36 poin menjadi 5.941,07. Penurunan ini berlanjut pada hari Kamis (4/6) dengan koreksi lebih lanjut meski ditutup lebih terbatas, yakni 1,70 persen.

Pejabat Sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengungkapkan bahwa laporan keuangan emiten per akhir 2025 menunjukkan pertumbuhan laba lebih dari 21 persen. Terlebih, pada kuartal I 2026, kelompok saham LQ45 mencatatkan pertumbuhan laba bersih hampir 30 persen. Jeffrey juga mencatat bahwa sekitar 80 persen perusahaan yang tercatat membukukan laba bersih pada kuartal I, angka tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Dalam konteks ini, ia menekankan pentingnya langkah-langkah yang dilakukan untuk memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar. Dengan meningkatkan transparansi dan granularitas data, BEI berupaya menyajikan informasi yang lebih baik mengenai perusahaan-perusahaan yang terdaftar. Jeffrey menegaskan bahwa keputusan investasi harus diambil secara rasional, mengedepankan fundamental dan memperhatikan profil risiko masing-masing investor.

Di sisi lain, sejumlah kebijakan tetap berlaku, seperti buyback saham tanpa persetujuan RUPS dan penundaan pelaksanaan short selling. Jeffrey berharap para investor tetap cerdas dalam berinvestasi meskipun saat ini ada suasana pasar yang tidak stabil. Kepercayaan pasar diharapkan dapat kembali pulih seiring dengan kondisi fundamental yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *