IHSG Diperkirakan Menguat Meski Tensi AS-Venezuela Meningkat

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan mengalami penguatan terbatas. Pada Selasa, IHSG dibuka menguat sebesar 25,42 poin atau 0,29 persen, mencapai posisi 8.884,62. Indeks LQ45, yang mencerminkan 45 saham unggulan, juga naik 1,66 poin atau 0,19 persen menjadi 861,44.

Menurut Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas, analisa teknikal menunjukkan adanya potensi penguatan dengan level support di 8.730 dan resistance di 8.920. Pasar tampak mengabaikan ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela, sementara optimisme pemulihan ekonomi global tetap terjaga.

Sebelumnya, harga minyak tidak menunjukkan fluktuasi berarti walaupun terjadi konflik, karena cadangan minyak dinilai masih dalam kondisi baik. Di sisi lain, harga emas mencatatkan kenaikan signifikan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik, sehingga pelaku pasar disarankan untuk memperhatikan saham-saham berbasis emas.

Dalam konteks domestik, pemerintah Indonesia melanjutkan insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah pada 2026, sesuai dengan PMK No. 90 Tahun 2025. Insentif ini mencakup 100 persen PPN DTP untuk rumah baru dengan harga maksimal Rp5 miliar, khusus untuk segmen harga hingga Rp2 miliar.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga melaporkan neraca perdagangan surplus sebesar 2,66 miliar dolar AS dan inflasi Desember 2025 sebesar 0,64 persen month-to-month dan 2,92 persen year-on-year. Pada perdagangan sebelumnya, bursa saham Eropa, Amerika, dan Asia ditutup menguat, menandakan sentimen pasar yang positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *