custompaperswriting.com – PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) atau Huabao Indonesia mengumumkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Zheng Yong, perwakilan Departemen Eksternal Huabao Indonesia, menyatakan bahwa perusahaan secara berkesinambungan menginternalisasi prinsip keberlanjutan di semua lini bisnisnya, dengan fokus pada CSR yang berdampak signifikan bagi masyarakat sekitar.
Dalam konteks ini, Huabao telah melakukan beberapa program, termasuk pengembangan infrastruktur Bandara Maleo di Morowali dan inisiatif pendidikan melalui proyek Huabao Youth Empowering Chambers (HYEC). Program HYEC bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia lokal agar mampu bersaing di pasar global. “Kami berharap program ini dapat meningkatkan daya saing SDM lokal, baik di industri dalam maupun luar negeri,” jelas Zheng.
Cipto Rustianto, External Manager Huabao Indonesia, menambahkan bahwa perusahaan telah merealisasikan dua proyek CSR di Kabupaten Morowali, yaitu perpanjangan landasan pacu Bandara Maleo dari 1.500 meter menjadi 1.800 meter serta perbaikan jalan trans Sulawesi di Desa Ambunu. Perpanjangan landasan pacu menelan biaya sekitar 10 juta dolar AS, setara Rp164 miliar.
Baru-baru ini, Huabao Indonesia juga berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards 2025, sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya mereka dalam meningkatkan infrastruktur dan kualitas pendidikan. Zheng Yong menekankan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan terhadap konsistensi Huabao dalam mengelola aspek sosial sesuai kerangka keberlanjutan.