custompaperswriting.com – PT Gozco Capital mengumumkan penambahan porsi kepemilikan saham di PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) dengan nilai transaksi mencapai Rp98,12 miliar. Direktur Utama Bank Neo Commerce, Eri Budiono, menjelaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan kepercayaan yang semakin kuat terhadap bank tersebut dalam keterangan yang dirilis di Jakarta, Senin.
Penambahan saham sebanyak 207 juta lembar dengan harga Rp474 per lembar saham terjadi pada 15 Januari 2026, sehingga meningkatkan porsi Gozco Capital dari 7,76 persen menjadi 9,31 persen, total mencapai 1,24 miliar lembar. Sebelumnya, pada 26 November 2025, Gozco juga telah menambah kepemilikan sebanyak lebih dari 72 juta lembar saham.
Dalam konteks kinerja, Bank Neo Commerce menunjukkan perbaikan signifikan pada tahun 2025. Hingga akhir kuartal ketiga, BNC mencatatkan laba bersih sebesar Rp464 miliar, meningkat drastis dari Rp4,06 miliar di periode yang sama tahun lalu. Rasio profitabilitas, termasuk Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE), juga mengalami peningkatan yang substansial, masing-masing menjadi 3,45 persen dan 16,96 persen.
Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah (NPL) juga membaik. NPL gross turun dari 3,72 persen menjadi 2,92 persen, sementara NPL net menurun dari 0,99 persen menjadi 0,23 persen. Peningkatan ini menunjukkan keberhasilan BNC dalam menjaga portofolio kredit yang sehat dan pengelolaan risiko yang lebih baik.
Memasuki tahun 2026, Bank Neo Commerce juga memperkenalkan identitas korporasi baru dengan tagline “Satu Bank Banyak Tujuan”. Eri Budiono menekankan komitmen bank untuk menghadirkan layanan keuangan digital yang inovatif dan relevan bagi masyarakat Indonesia, setelah lima tahun menjalani transformasi digital.