Distan Cirebon pastikan produksi beras 300 ribu ton tahunan

[original_title]

custompaperswriting.com – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, telah menetapkan prioritas untuk menjaga produksi beras tetap tinggi di daerah tersebut. Dengan target produksi mencapai 300 ribu ton setiap tahun, Kabupaten Cirebon berupaya mempertahankan surplus pangan yang signifikan. Saat ini, produksi beras di wilayah ini berkisar antara 350.000 hingga 360.000 ton per tahun, menghasilkan surplus sekitar 90.000 ton.

Kepala Subsektor Produksi Tanaman Pangan Distan Kabupaten Cirebon, Iwan Mulyawan, menjelaskan bahwa meskipun masih surplus, angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan dekade lalu yang mencapai 110.000 ton. Penurunan ini disebabkan oleh bertambahnya populasi dan penyusutan lahan pertanian. Berdasarkan catatan, luas baku sawah saat ini mencapai sekitar 49.690 hektare, lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 50.466 hektare. Dari luas tersebut, sekitar 44.000 hingga 45.000 hektare digunakan untuk budidaya padi, sedangkan sisanya untuk tanaman palawija dan hortikultura.

Dalam menghadapi tantangan musim kemarau, Distan mengambil sejumlah langkah antisipatif. Langkah tersebut mencakup memastikan distribusi air yang memadai untuk lahan pertanian dan penyiapan pompa air. Distan juga mendorong percepatan masa tanam agar tanaman siap menghadapi kondisi kering.

Produksi Gabah Kering Giling (GKG) pada periode Januari hingga April 2026 tercatat 139.811 ton, setara dengan 89.633 ton beras. Melalui upaya ini, Kabupaten Cirebon berharap dapat menjaga produktivitas pertanian dan memastikan ketersediaan beras di tengah ancaman kekeringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *