DBS: Negara-per-negara naikkan belanja fiskal untuk agenda sosial

[original_title]

custompaperswriting.com – Daryl Ho, Senior Investment Strategist dari Bank DBS, menyoroti bahwa banyak pemerintah di seluruh dunia, termasuk Indonesia, kini meningkatkan belanja fiskal untuk menyokong agenda sosial tertentu. Hal ini diungkapkan dalam acara virtual bertajuk “The Long Game” yang diadakan di Jakarta, pada Senin. Pernyataan ini merespons pertanyaan mengenai risiko kebijakan fiskal Indonesia, terutama terkait dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mendapat anggaran besar dari pemerintah.

Menurut Daryl, fenomena tersebut mencerminkan tren global di mana pemerintah berupaya meraih dukungan publik melalui alokasi dana untuk kepentingan masyarakat. Di Eropa, belanja fokus pada peningkatan anggaran pertahanan. Di Amerika Serikat, terdapat paket pemotongan pajak melalui UU One Big Beautiful Bill, dan di Jepang mulai ada dukungan terhadap pemotongan pajak untuk kebutuhan masyarakat.

Daryl menekankan bahwa tren ini bukan hanya berlaku di Indonesia. Dia mengungkapkan bahwa dengan semangat kemandirian, pemerintah Indonesia lebih bersedia membuka keran fiskal untuk memastikan keamanan dan kedaulatan negara tetap terjaga. Ia juga menggarisbawahi bahwa belanja fiskal dapat memberikan dampak positif bagi pasar saham, dengan prospek pertumbuhan yang menjanjikan.

Khususnya di sektor perbankan, konsumsi diskresioner, dan infrastruktur, Daryl optimis bahwa pasar saham Indonesia akan berkinerja baik. Meski begitu, ia mewanti-wanti akan imbal hasil obligasi yang lebih tinggi dan volatilitas mata uang yang perlu diperhatikan. Meskipun tidak memperkirakan penguatan signifikan untuk rupiah, kombinasi antara mata uang yang lebih lemah dan pertumbuhan ekonomi yang kuat tetap memberikan dampak positif bagi pasar ekuitas Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *