BWS Percepat Pemulihan Sistem Irigasi Aceh Utara Setelah Bencana

[original_title]

custompaperswriting.com – Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I mempercepat pemulihan Daerah Irigasi (DI) Jambo Aye-Langkahan, yang mengalami kerusakan parah setelah banjir bandang pada akhir November 2025. Kepala BWS Sumatera I, Asyari, menyatakan bahwa upaya penanganan darurat telah dioptimalkan untuk mengatasi dampak bencana tersebut.

Daerah irigasi yang melayani sekitar 19.473 hektare ini sebelumnya tidak berfungsi akibat kerusakan pada infrastruktur utama dan jaringan irigasi. Banjir telah berdampak pada berbagai sarana dan prasarana pendukung, sehingga operasional irigasi sempat terhenti. DI Jambo Aye-Langkahan juga memiliki beberapa sub-daerah irigasi seperti Mon Sukon, Panton Labu, Arakundo, dan Lhoksukon.

Sebagai langkah pemulihan, BWS melakukan pembersihan pada bangunan bendung dan saluran irigasi untuk mengembalikan fungsi normal. Pada 31 Januari, uji coba pengaliran air dimulai melalui saluran primer sepanjang kurang lebih 15 kilometer. Proses ini didukung dengan sembilan unit alat berat guna meningkatkan efisiensi pemulihan.

Targetnya adalah beberapa ruas irigasi dapat beroperasi kembali secara bertahap. Sub-DI Panton Labu, dengan luas layanan sekitar 2.700 hektare, diperkirakan akan berfungsi kembali pada akhir Februari 2026. Sementara itu, sub-DI lainnya dijadwalkan dapat beroperasi kembali pada akhir Maret 2026. Jika semua berjalan sesuai rencana, keseluruhan luas areal yang dapat berfungsi mencapai 7.046 hektare.

Langkah pemulihan ini diharapkan dapat mendukung masyarakat, khususnya petani, dalam melanjutkan kegiatan pertanian mereka yang terhenti akibat bencana. Asyari menekankan pentingnya upaya ini untuk menjaga ketahanan pangan di Aceh Utara pasca-banjir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *