IHSG Mengalami Penurunan Terpimpin Sektor Teknologi

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore mengalami penurunan, dipimpin oleh sektor teknologi. IHSG ditutup melemah sebesar 36,15 poin atau 0,44 persen, mencapai posisi 8.274,08. Sementara itu, indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan juga turun 4,524 poin atau 0,51 persen, berakhir di angka 834,28.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menjelaskan bahwa pelemahan IHSG terjadi bersamaan dengan penurunan nilai tukar Rupiah yang berlanjut. Dalam rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI), suku bunga BI bertahan di level 4,75 persen, suatu langkah strategis untuk menstabilkan Rupiah, menjaga inflasi dalam kisaran 1,5-3,5 persen, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Ratna menambahkan bahwa investor mulai khawatir dengan kondisi fiskal Indonesia. Terdapat pula potensi penurunan peringkat ekuitas dan kredit dari lembaga pemeringkat internasional seperti MSCI dan Moody’s. Dari sisi inflasi, Indonesia mencatat angka tertinggi sejak Mei 2023, yaitu 3,55 persen (yoy), sementara pertumbuhan kredit mencapai 9,96 persen (yoy).

Di tengah situasi ini, pelaku pasar juga mengantisipasi data Current Account untuk kuartal IV-2025, yang diprediksi akan mencatat surplus 2,0 miliar dolar AS, menurun dari surplus 4,0 miliar dolar AS pada kuartal III-2025. Di sisi lain, Indonesia dan Amerika Serikat dijadwalkan untuk menandatangani kesepakatan dagang yang telah disepakati sebelumnya, termasuk tarif untuk ekspor Indonesia ke AS yaitu 19 persen, sementara ekspor AS ke Indonesia akan bebas tarif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *