IHSG Rebound Setelah Isyarat Trump Perang Akan Berakhir

[original_title]

custompaperswriting.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa mengalami rebound, dipicu oleh pernyataan optimis Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai penyelesaian konflik dengan Iran. Pernyataan tersebut menurunkan risiko geopolitik yang berdampak pada pasar saham, membuat IHSG dibuka menguat sebesar 105,68 poin atau 1,44 persen, mencapai 7.443,05.

Liza Camelia Suryanata, Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, menjelaskan bahwa penguatan IHSG juga didorong oleh kegiatan short covering dan dip-buying di pasar saham. Dalam pernyataannya, Trump menyebut operasi militer yang dilakukan di Iran sudah sangat mendekati penyelesaian, jauh lebih cepat dibandingkan perkiraan awal yang mengindikasikan durasi sekitar 4-5 minggu.

Sementara itu, harga minyak juga mengalami penurunan signifikan, ketika laporan muncul bahwa negara-negara G7 sedang membahas pelepasan cadangan minyak strategis untuk meningkatkan pasokan global. Harga minyak jenis WTI tercatat turun 9,99 persen menjadi 85,30 dolar AS per barel, sedangkan minyak Brent turun 10,40 persen menjadi 88,67 dolar AS per barel.

Liza menambahkan bahwa meskipun sentimen pasar membaik, volatilitas masih akan tetap tinggi. Hal ini disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu potensi gangguan pasokan energi di Selat Hormuz dan risiko stagflasi setelah data tenaga kerja AS menunjukan adanya pelemahan pasar kerja.

Di Asia, bursa saham regional menunjukkan pergerakan positif dengan indeks Nikkei menguat 3,63 persen. Secara keseluruhan, baik di Eropa maupun AS, bursa saham menunjukkan fluktuasi yang beragam, mencerminkan kondisi pasar global yang penuh ketidakpastian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *